Apakah Jagung Itu Sehat Atau Dapat Membuat Anda Gemuk ??

Orang terdahulu selalu merasa yakin bahwa Jagung adalah gandum, bukan sayuran dan bukan juga bahan pokok makanan.

Pada peradaban suku maya ataupun amerika asli mengubah cara diet mereka dengan makanan berbasis jagung, seperti untuk mengatasi anemia, radang sendi, dan osteoporosis.

Tubuh kita tidak diijinkan untuk memakan banyak makanan biji2an seperti yang banyak terkandung pada makanan modern saat ini. Bukti ini muncul dalam catatan arkeologi nenek moyang.

Ketika arkeolog melihat kerangka orang Amerika asli di gundukan pemakaman di Midwest yang makan jagung sebagai bahan baku utama mereka, ada peningkatan sekitar 50% orang yang kekurangan gizi, kekurangan zat besi, dan tiga kali lebih banyak penyakit menular.

Beberapa alasan yang mendasari bahwa jagung bukan bahan pokok makanan adalah :

1 .  Masalah “Antinutrient” yang ada pada jagung ( biji2an lainnya)
2.  Banyaknya lemak Omega-6 yang terkandung didalam jagung
3.  Dapat meningkatkan kadar gula darah

Jika Anda ingin menurunkan berat badan, maka bisa mengikuti rekomendasi berikut ini karena sudah banyak yang berhasil dan biasanya membantu menurunkan 1 -3 kg/ minggu. Bagaimana caranya? Untuk mengetahui lebih lanjut silahkan klik disini

Hal yang perlu diingat kita tidak hanya berbicara makan jagung, tetapi semua makanan yang berbasis jagung seperti kripik jagung, sereal jagung, dan semua makanan yang mengandung jagung yang dianggap oleh perusahaan sebagai “makanan sehat”.

Berikut adalah hasil penelitian yang berhubungan dengan gizi dan berat badan yang disebabkan oleh jagung :

    • Jagung banyak mengandung gula yang dapat meningkatkan kadar insulin, membuat tubuh menjadi lapar dan mengubah kalori menjadi lemak. Mungkin anda berpikir jagung  tidak begitu terasa manis, tapi hal ini tidak berarti jagung tidak mengandung banyak gula.
    • Jagung juga merupakan sumber protein yang buruk, biasanya kekurangan 3 dari 8 asam amino esensial: lisin, isoleusin, dan triptofan. Asam-asam amino esensial dinamakan demikian karena mereka harus diperoleh dari makanan, karena tubuh tidak mampu untuk memproduksi mereka.
    • Jagung mengandung jumlah fitat yang tinggi , zat kimia yang mengikat zat besi dan menghambat penyerapan oleh tubuh. Jadi, akibatnya, diet tinggi fitat dapat membuat orang lebih cenderung memiliki anemia dan kelelahan.
  • Jagung merupakan sumber yang miskin akan mineral tertentu seperti kalsium dan beberapa vitamin seperti niasin (B3). Padahal kekurangan niasin dapat menyebabkan dermatitis, diare, dan depresi.

Saya  tahu semua point diatas  mungkin tidak realistis bagi semua orang , sehingga rencana yang paling realistis bagi banyak orang adalah dengan hanya makan makanan berbasis gandum (roti, pasta, sereal, dll).

Cobalah untuk tidak memakan biji2an dalam 1 hari kemudian kembangkan hingga 1 minggu. Maka anda pasti akan merasa tubuh anda menjadi lebih luar biasa.

Tuliskan Komentar Anda Disini

comments powered by Disqus
Anda juga mungkin sukaclose