Manfaat Kesehatan Dengan Konsumsi Kalium

Kalium adalah mineral yang berada di semua sel tubuh Anda. Hal ini diperlukan untuk kontraksi otot dan impuls saraf bersamaan dengan natrium membantu menjaga keseimbangan cairan dalam sel Anda. Jumlah yang disarankan harian kalium untuk pria dan wanita adalah 4.700 miligram per hari, menurut yang dikatakan University of Maryland Medical Center.

Pastikan untuk mendapatkan jumlah harian Anda dengan memasukkan makanan tinggi kalium. Selalu mencari nasihat dari profesional medis Anda sebelum mengkonsumsi suplemen kalium. Beberapa obat berinteraksi dengan suplemen kalium, dan konsumsi kalium terlalu banyak juga dapat berisiko, menurut “The American Journal of Emergency Medicine” tahun 2011.

Menurunkan Resiko Tekanan Darah Tinggi Dan Stroke

Tekanan darah tinggi meningkatkan terjadinya risiko stroke. Makanan tinggi kalium dapat mengurangi risiko Anda, menurut yang dikatakan pada University of Maryland Medical Center. Dalam tahun 1999 mengenai “Stroke,” ditemukan sebuah studi selama 14-tahun, wanita paruh baya yang kurang akan konsumsi kalium dapat meningkatkan resiko stroke.

Sebuah studi serupa di Harvard School of Public Health yang diterbitkan dalam edisi 1998 dari “Sirkulasi” menemukan bahwa pria dengan tekanan darah tinggi memiliki penurunan risiko stroke setelah diet kaya akan makanan kalium. Mereka juga menemukan bahwa konsumsi kalium yang mudah sekali, tetapi karena potensi risiko yang terjadi bila terlalu banyak konsumsi kalium, mereka merekomendasikan agar kalium hanya dikonsumsi dengan pemantauan medis.

Sejak Oktober 2000, the Food and Drug Administration membuat sebuat pernyataan : “Diet dengan makanan yang mengandung tinggi kalium dan rendah natrium dapat mengurangi resiko tekanan darah tinggi dan stroke.”

Meningkatkan Kepadatan Tulang (Bone Density)

Diet tinggi makanan kaya kalium dapat bermanfaat untuk memperkuat tulang-tulang wanita lansia. Menurut sebuah studi pada tahun 2009 dalam jurnal “Osteoporosis Internasional,” diet kaya kalium dapat meningkatkan kepadatan mineral tulang wanita pasca-menopause. Tingkat ekskresi urin dipantau selama lima tahun, dan bahkan selama 1 tahun, mereka yang suka makan makanan yang mengandung kalium tinggi mengalami peningkatan kepadatan mineral tulang sebanyak 4%. Para peneliti menyimpulkan bahwa makanan kaya kalium dapat mencegah osteoporosis pada wanita lanjut usia.

Jika Anda ingin menurunkan berat badan, maka bisa mengikuti rekomendasi berikut ini karena sudah banyak yang berhasil dan biasanya membantu menurunkan 1 -3 kg/ minggu. Bagaimana caranya? Untuk mengetahui lebih lanjut silahkan klik disini

Perlindungan Terhadap Hipokalemia

Hipokalemia adalah rendah kalium. Jika Anda memiliki kadar kalium yang rendah, Anda mungkin memiliki gejala kelemahan dan energi yang rendah. Otot-otot Anda akan lebih mudah kram dan jantung Anda bisa berdetak tidak teratur. Atlet mungkin membutuhkan lebih makanan kaya kalium karena hilangnya kalium pada otot dan keringat selama latihan, menurut yang dikatakan oleh Colorado State University Extension.

Minuman olahraga biasanya mengandung kalium untuk meningkatkan pemulihan dari latihan yang keras. Tapi segelas jus jeruk juga memiliki kalium. Beberapa obat meningkatkan kemungkinan hipokalemia, seperti diuretik dan pencahar. Muntah parah dan diare juga dapat mengganggu keseimbangan kalium, menurut Linus Pauling Institute.

Mencegah Terjadinya Batu Ginjal

Mencegah resiko terjadinya batu ginjal untuk pria dan wanita yang memiliki asupan tinggi makanan kaya kalium, seperti buah dan sayuran. Menurut Linus Pauling Institute, sebuah studi dari 45.000 pria dengan asupan kalium rata-rata 4.042 miligram per hari 50% diperkirakan lebih terhindar dari resiko gejala batu ginjal daripada mereka yang memiliki asupan kalium kurang dari 2.895 miligram per hari.

Wanita ditemukan memiliki hasil yang sama setelah sebuah penelitian dari 90.000 wanita yang dilakukan selama 12 tahun. Wanita yang makan diet memasok 3.458 miligram per hari kalium adalah 65 persen lebih rendah terkena resiko batu ginjal dari kelompok yang hanya konsumsi 2.703 miligram per hari. Sumber kalium untuk studi ini adalah buah dan sayuran.

No comments yet.

Leave a Reply

Tuliskan Komentar Anda Disini

comments powered by Disqus
Anda juga mungkin sukaclose