Mengetahui Gejala Saat Maag Kronis

LAMBUNG Mengetahui Gejala Saat Maag Kronis

Maag kronis

Maag kronis itu terjadi karena disebabkan iritasi yang terlalu lama pada lambung, penyebab iritasi itu bisa berupa penggunaan obat anti-inflammatory drugs (NSAID), infeksi bakteri Helicobakter pylori, refluks empedu kronis atau bisa juga karena degenarasi lapisan perut (biasanya terjadi pada usia lanjut). Pada saat terkena penyakit maag kronis, maka gejala yang muncul bisa berupa mual, muntah, kehilangan nafsu makan, gangguan pencernaan, BAB disertai darah dan sakit perut bagian atas.

Cara yang bisa anda lakukan untuk mencegah terjadinya penyakit maag kronis ini yaitu bisa berupa tidak makan - makanan yang dapat mengiritasi lambung (pedas, asam,rokok, kafein, alkohol atau aspirin), usahakan untuk buang air besar secara teratur, jangan terlambat makan atau makan berlebihan, dan makan sedikit2 tetapi sering.

Pemeriksaan Yang Di lakukan Penunjang Gejala Maag Kronis

Banyak orang yang menderita maag kronis dan tidak menyadari atau menunjukkan gejala nya. Oleh karena itu, untuk mendiagnosis gejala dari maag kronis ini dibutuhkan pemeriksaan penunjang. Pemeriksaan penunjang yang dimaksudkan disini adalah seperti hitung darah lengkap (CBC) untuk memperlihatkan anemia, uji feses untuk mengecek darah di tinja, EGD (esophagogastroduodenoscopy), biopsi untuk memperlihatkan gejala maag dan pemeriksaan lainnya.

Jika anda ingin menurunkan berat badan 5 - 10 kg tiap bulan secara Sehat dan Alami, silakan baca selengkapnya di SINI

Pengobatan dilakukan sesuai dengan gejala dan kondisi maag kronis yang timbul saat itu. Beberapa penyebab akan hilang dari waktu ke waktu. Bahkan ada obat yang justru menjadi penyebab timbulnya penyakit maag, dan pengkonsumsian obat itu harus dihentikan ketika menderita gejala maag kronis. Sedangkan obat yang akan membantu dalam menghilangkan gejala maag kronis dan mempercepat penyembuhan adalah obat yang bisa menetralkan asam lambung dan penurunan produksi asam HCL. Untuk sakit maag juga dibutuhkan antibiotik yang berfungsi untuk mengobati bagian yang terinfeksi oleh Helicobacter pylori. Sedangkan maag yang disebabkan oleh anemia pernisiosa diobati dengan vitamin B12.

Tingkat keparahan dari maag tidak dapat kita kenali hanya dari gejalanya. Pasalnya, setiap orang memiliki sensitivitas dan psikis yang berbeda. Ada orang yang lambungnya hanya kemerahan sedikit saja tetapi merasakan sakit yang luar biasa. Sebaliknya, ada yang lambungnya sudah terluka parah tetapi orang tersebut masih santai bekerja dan menjalankan aktifitas, minum kopi pula. Jadi, tingkat keparahan maag yang dimiliki oleh seseorang tidak tergantung pada gejala yang ia rasakan.

, ,

No comments yet.

Leave a Reply

Anda juga mungkin sukaclose